NYELATU.COM - Ada satu hukum alam yang berlaku buat anak muda zaman sekarang. Senin sampai Jumat sibuk nyari duit buat bayar tagihan, Sabtu dan Minggu sibuk ngumpulin niat buat olahraga tapi akhirnya cuma rebahan ditemani scrolling TikTok sampai jam dua siang. Niatnya recovery, tapi pas bangun malah kepala makin berat dan punggung berasa mau copot.
Makanya, begitu dengar ada kegiatan bertajuk Run, Refresh, & Reconnect di Tidar Hotel & Cottages Malang hari Minggu (11/10) kemarin, pikiran pertama saya cuma satu: "Ini lari beneran atau cuma alasan legal buat keluar rumah pagi-pagi demi udara segar?"
Ternyata, sekitar 60 orang punya pikiran senada. Mereka rela menukar godaan kasur empuk akhir pekan demi membasahi kaos dengan keringat segar di area hotel yang hijau nan asri itu. Acara yang digagas bareng komunitas lari RIOT Malang ini bagian dari Wellness Season-nya Ascent Hospitality Group.
Konsepnya sederhana tapi kena banget di hati para pekerja yang otaknya nyaris gosong didera deadline: Run (paksain kaki gerak), Refresh (biar nggak gila-gila amat mikirin kerjaan), dan Reconnect (ngobrol sama sesama manusia, bukan cuma sama bot Whatsapp kantor).
Operational Manager Tidar Hotel & Cottages Malang, Stefanus Handi, ngasih gambaran pas kenapa acara ini dibikin.
"Masyarakat saat ini butuh ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas. Bukan cuma buat beristirahat, tapi juga menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Melalui Wellness Season, kami ingin menyediakan ruang menikmati aktivitas wellness dengan cara yang menyenangkan," tutur Stefanus.
Poinnya jelas: daripada "lari dari kenyataan" yang nggak menyelesaikan masalah, mending berlari beneran keliling area Hotel Tidar Malang. Minimal, pemandangannya adem dan nggak ada notif obrolan grup kantor yang tiba-tiba muncul di jam 6 pagi.
Yang menarik, acara ini dirancang ramah buat siapa saja, termasuk para pelari pemula yang kecepatan larinya masih sering dikalahkan sama bapak-bapak jalan santai bawa burung perkutut.
Berkolaborasi dengan RIOT Malang, rangkaian kegiatannya lengkap dari pemanasan, lari bareng, pendinginan, sampai sesi ngobrol santai.
Captain RIOT Malang, Rizal Hermawan, menyambut baik ajakan kolaborasi yang bikin ikatan antar-pelari lokal makin erat ini.
"Kegiatan ini membuka peluang bagi runner-runner pemula di Kota Malang untuk bertemu, ngobrol, sharing, dan berlari bersama," kata Rizal.
Pada akhirnya, hidup seimbang itu memang bukan soal langsung bisa maraton 42 kilometer tanpa napas terengah-engah.
Kadang, keseimbangan hidup itu cukup dimulai dari keputusan buat bangun pagi, melangkahkan kaki bersama komunitas, dan menikmati udara segar tanpa bayang-bayang revisi pekerjaan.
Editor : Siti Marahmi